Sebuah Renungan dari Pak Andrie.. Tomorrow will be Better - Esok Penuh Harapan. Selamat Hari Natal

December 25, 2008

hari ini hari natal ya.. Agak malu juga sih ga bikin artikel buatan sendiri tapi, saya nemuin ini satu artikel yang sangat menarik untuk renungan tahun ini.. dari Pak Andrie Wongso..

————————————-

Rabu, 24-Desember-2008; 21:47:27 WIB
Tomorrow Will Be Better – Esok Penuh Harapan
( 0 Komentar )
Oleh : Andrie Wongso
Audio/Video : Tanpa terasa, kita sudah di ambang akhir tahun 2008. Banyak peristiwa yang kita hadapi sepanjang tahun ini. Di tengah berbagai catatan tersebut, tersembunyi berbagai harapan sekaligus tantangan. Pemberantasan korupsi yang semakin bertaji memang menimbulkan harapan tegaknya hukum negeri ini. Namun di sisi lain, pembangunan di bidang ekonomi masih menyisakan banyak persoalan.

Banyak yang mengatakan, di tahun depan 2009, ancaman krisis yang dimulai dari krisis properti di Amerika masih membayang. Berbagai ulasan yang bersifat negatif pun terus berkembang. Ketakutan akan terjadinya PHK masal, ketidakpastian politik, hingga terombang-ambingnya harga kebutuhan pokok jadi opini yang dipercayai bisa terjadi.

Itulah gambaran nyata yang membayang dan mungkin jadi realitas yang tidak bisa dielakkan. Dan memang, adanya perubahan seiring perputaran waktu terus terjadi tanpa bisa dihalangi.

Maka, untuk menghadapinya, kitalah yang menentukan! Pilihan ada di tangan kita. Jika kita menghadapi semua hal tersebut dengan sikap pesimistis, maka yang muncul pastilah rasa takut, cemas, khawatir, prihatin, pasif, frustasi, depresi dan dan sifat-sifat negatif lainnya. Akibatnya sudah bisa dipastikan! Semua bayangan itu akan jadi kenyataan sehingga membuat kita makin terpuruk didera perputaran zaman.

Sebaliknya, bagi orang yang selalu memilih pandangan optimis, mereka sadar di balik setiap kesulitan terdapat kesempatan dan pembelajaran. Persis seperti apa yang dikatakan oleh Albert Einstein “In the middle of diffuculty lies oppurtinities” SIkap optimis akan melahirkan percaya diri, berani, aktif, siap bekerja dan berjuang keras. Mereka inilah yang memiliki kekayaan mental yang maksimal sehingga mampu melewati setiap ancaman badai kehidupan.

Orang optimis akan selalu menyadari keadaan dirinya saat ini dengan penuh rasa syukur. Mereka sadar, bahwa dengan mau mensyukuri keadaan yang ada, dan mampu memaksimalkan apa yang dimiliki, serta dilandasi kemauan berjuang habis-habisan, apapun bisa diatasi. Ini sangat sesuai dengan prinsip filosofi dasar yang selalu saya tularkan dan gaungkan, “Success is my right!!!” - Sukses adalh hak saya!

Dengan optimisme, setidaknya, minimal dapat membuat orang bertahan di tengah cobaan yang mendera dan maksimal mampu mengatasi masalah dan keluar sebagai pemenang. Orang-orang optimis tidak mudah menyerah apalagi putus asa.

Mari, kita bangun semangat optimisme, selalu berpikir dan berpengharapan positif, berani menghadapi setiap tantangan yang menghadang, demi tercapainya hari esok penuh harapan, “Tomorrow will be better!!!”

————————————-

Selamat hari natal.. Semoga kebahagiaan dan ketenangan selalu menyertai..

Sumber: http://www.andriewongso.com/awartikel-2372-Artikel_Tetap-Tomorrow_Will_Be_Better_%E2%80%93_Esok_Penuh_Harapan


Piring yang Tumpah? Tata yang benar lah..

December 24, 2008

Ada satu pengalaman pemandangan yang menarik yang kembali terlintas dikepala saya, ketika itu saat halal bihalal di pendopo RT saya. Saat itu kondisinya hujan, ga terlalu lebat sih, tapi cukup becek juga, kami habis makan2 merayakan pemilihan RT baru kalau tak salah.

Saya sedang duduk termenung.. Lengak-lengok kanan kiri dan ada satu pemandangan yang menarik disana. Tumpukan piring2 plastik yang menjulang tinggi, entah kenapa bergoyang2.. Mang dasar bodohnya, cuma saya lihatin saja dan bresss!!!! Tiba2 tumpukan itu terjatuh.. Berantakan semua di lantai.. Yah biasa lah pura2 ga tau aja saya beresin semuanya..

Apa yang saya lihat saat itu adalah bahwa ternyata tumpukan itu tak teratur! Ada piring besar yang ditaruh diatas, ditengah, dan yang agak kecil justru adanya malah dibawah!? ya jelas lah oglek2 wong pondasinya kecil… Seharusnya yang besar, yang lebar itu ditaruh dibawah, makin keatas makin kecil toh??

Ya, makro menopang mikro.. Atasan, atau pemimpin, adalah mereka2 yang wajibnya punya pandangan makro.. Mereka punya pandangan luas untuk menopang mereka2 yang kecil2, maka selayaknya lah sebetulnya mereka ini ada dibawah.. Bukan sebagai bawahan, tapi sebagai pimpinan yang menopang anak buahnya..

Bila pemimpin selalu ada diatas, pasti ketidak seimbangan akan terjadi. Seharusnya mereka ada dibawah, menopang mereka2 yang kecil2 ini untuk mencapai keseimbangan, mencapai tujuan bersama. Kebijaksanaan mereka membawa bersama semua tumpukan ini menuju kesuksesan(ketempat cucian).

Jadilah para pemimpin2 yang selalu mensejahterakan pasukan anda, membawa pasukan anda, membimbing pasukan anda dari bawah, karena sesungguhnya, tangan sang pembawa tumpukan tadi langsung bersentuhan dengan anda..

Tetep semangat, perluas pandangan kita, mari belajar dari apa saja..

Salam ^_^..


First Words.. Blog pertama. Belajarlah dari alam

December 23, 2008

Walah, kok gw jadi buat blog disini yah? Ga apa lah.. Dimana aja yang penting ada ruang buat nulis dan semoga ada yang baca.. Huhum..

Gw tulis judul pertama adalah “Belajarlah dari Alam”. Apa sih? Yah mungkin ini salah satu hobi gw aja, ngeliat semua dari alam, ngeliat2 pesan moral dari alam.. Sebenernya banyak banget lho.. Kalo kita bener2 bisa mikir positif terhadap semua, yang mang susah banget, tapi sebenernya banyak banget yang bisa kita dapet dari alam, dari tingkah laku benda2, dari hukum2 yang secara otomatis bergerak di alam ini.

Satu hal ada yang menarik misalnya dari macet. Pernah macet dijalan? Pasti pernah.. Gimana rasanya? Kesal? Kepanasan? Biasa aja gara2 di mobil ada AC-nya??

Kenapa sih bisa macet? Biasanya gara2 kebanyakan mobil, atau mang jalannya yang sempit ga cukup buat sebanyak itu kendaraan lewat. Bisa juga gara2 ada kecelakaan, atau ada orang yang nyelewengin lalu lintas, ngawur dan bikin macet. Bisa juga, karena mang ga ada polisi yang jagain lalu lintas.

Sama kan? Kayak masalah2 yang nimpa kita? Bayangin kejadian2 yang nimpa tuh mobil.. Banyak, pasti banyak, mang hidup harus gitu.. Saking banyaknya sampe macet! Otak pusing, stress karena terlalu penuh. Atau mungkin justru sebaliknya, kita ga terbuka, sempit jalan pikiran kita, jadi mobil2 tuh rasanya nyumpekin kepala.. Ada lagi, kalo ternyata kita mang dari awal udah salah, dah melanggar.. Harus diakui kalau kita memang terkadang seperti itu, dan pastinya yang begitu biasanya bikin macet juga! Bisa juga, karena terlalu berantakan, saking berantakan dan ga ada yang ngatur.. Sampe ruwet dan bikin pusing..

Banyak sekali alasan2 macet, dan disitu juga, bisa kita temuin kalo banyak sekali alesan2 yang bisa bikin kita pusing.. Nah sekarang? Gimana solusinya?? Kembali.. Kita cari solusi, biar tak macet..

Pertama yang jelas lebarin jalannya. Ini tentu ada batasnya, tapi kalo jalannya tambah lebar mobil lewat lebih gampang. Buka pikiran kita keluar lagi, biarin hal2 yang sebelumnya ditolak ditolak itu masuk dulu.. Dicerna dulu.. Terus ya jangan ngelanggar aturan! Patuhi aturan!! Selama kita lurus2 aja jauhlah mudah2an dari masalah.. Yang lain lagi ya siapin Polisi di diri kita.. Atur hidup kita supaya ga berantakan2 banget.. Berantakan tuh sumber masalah.. Biasain rapih lah dikit.. Itu lebih baik.

Ada lagi, bagai di dalem mobil kalo lagi macet, ada AC!!! Cobalah tetep dingin, tenang santai aja kayak ng-AC di mobil.. Walu macet stress juga, tapi minimal ga kepanasan.. Hati tenang.. Itu pentingnya ketenangan hati. Pake apa? Banyak. Bisa berdo’a,, Itu bagai AC dihati kalo lagi panas n macet. Macam2 lah..

Yah sekian ajalah blog pertama saya.. Moga bermanfaat. Rajin2lah belajar dari alam, belajar dari kejadian2, belajadi dari macet (wek?), buka mata melihat dunia.. Apapun selalu ada hikmahnya..
Salam


Hello world!

December 23, 2008

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!